Senin, 22 Juni 2009

Suratku

Untuk seseorang yang telah melepaskan aku dari belenggu2 cinta terlarang. Pertama kali Aku melihat dan mengenalmu, seolah Aku punya harapan untuk lepas dr belenggu2 prasaan yg tak harus ada dlm benak jiwa dan pikiranku. Aku seolah melihat seberkas cahaya harapan yg selama ini Ku cari2 dan berharap dapat memberikan terang dalam gelapnya prjalanan yang kulalui tuk menuju tujuan yang pasti. Waktupun terus berlalu seiring langkah yang terus kupacu dan aku baru tersadar bahwa jalan yang kulalui begitu panjang dan melelahkan, begitu banyak halangan dan rintangan. Namun langkah kakiku pantang tuk berhenti karena cahayamu setia menemani dan aku yakin semuanya dapat kulalui walau dengan tertatih-tatih. Suatu saat badai datang menghantam memadamkan sinar yang kau berikan, merusak semua harapan yang kudambakan hingga langkahku pun berhenti di tengah jalan yang begitu gelap, tak tentu kemana arah tujuan. Pasuruan, 5 Maret 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar Anda sebagai sarana berbagi