Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Agustus 2009

Ku tahu kau tak lagi satu

Ku tahu kau tak lagi satu
Dalam hatimu tak mungkin terukir namaku

Ku tahu kau tak lagi satu
Tapi mengapa kumasih mengharapmu
Teringat canda tawamu yang slalu ku rindu
Sedu sedanmu yang membuatku pilu
Tutur katamu yang menyentuh syahdu
Budi pekertimu yang menyejukkan kalbu

Ku tahu kau tak lagi satu
Tapi tak mungkin ku lupakanmu
Hanya dalam sekejap waktu
Bagai malam yang berlalu
Tak pedulikan mimpi indahmu

Ku tahu kau tak lagi satu
Namun ku kan slalu menunggu
Sampai tiba waktuku
Tak lagi ku mengharapmu
Semoga bisa ku lakukan itu…?

Minggu, 23 Agustus 2009

Best Friend

Aku bukanlah mentari
yang setia bersinar tanpa kenal lelah dan letih
Aku bukanlah udara
yang senantiasa menemani dalam setiap raga
Aku bukanlah air
yang memberikan kesegaran dalam tiap tetes yang mengalir
Aku bukanlah siang
yang tiada jemu menunggu malam berlalu dari peraduan

Aku adalah Aku …..
Yang penuh dengan kelemahan
Yang penuh dengan kekurangan
Tiada pernah bisa menjadi
seperti apa yang kau harapkan
seperti apa yang kau impikan

Namun, Aku tetaplah Aku …..
Yang mencoba mengumpulkan kekuatan dan kebaikan dari balik kelemahan dan kekurangan
Tuk bisa menjadi seperti yang kau harapkan
Tuk bisa memberi sedikit kebahagiaan
Dari sejuta bahagia yang kau impikan

Sabtu, 22 Agustus 2009

Doaku

Apa yang kulakukan hanya itu
Tak ada artinya dibandingkan dengan kisah Qais dan Laila
Namun ku kan slalu mencoba
Tuk memberi apa yang kau pinta
Walau hina, cerca yang mendera
Badai, ombak yang kan mengoyak
Sedih, nestapa yang kan menyapa

Apa yang kulakukan hanya itu
Takkan mampu menandingi kisahmu
Namun satu harapku Semoga ini takkan berlalu Tanpa senyum candamu Yang terlihat mempesona
Bak bunga mekar menghias dunia

Apa yang kulakukan hanya itu
Takkan mampu menandingi kisahmu
Namun satu pintaku Semoga kau bahagia selalu Hingga akhir waktumu

Senin, 22 Juni 2009

B I N G K A I

Aku adalah pelindung yang tak pernah berkeluh kesah dibalik gaya sejuta pesona
Senantiasa menjaga tak kenal lelah, walau musim telah merubah seisi mayapada

Aku adalah saksi dibalik sejuta aksi
Yang kau abadikan tanpa kenal waktu yang terus berlari
Senantiasa menemani walau hina yang kudapati

Aku adalah pelengkap yang tak kan pernah lengkap tanpamu
Yang dengan gaya sejuta pesona kau buat mata terlena, mulut terperangah, hati terkesima
Aku kan selalu setia menemanimu hingga waktu yang kan jemu
Tuk lewati hari yang penuh dengan peluh
Kan ku ukir kenangan indah bersamamu

Arul’s Poem* (30 Desember 2008)

Selasa, 23 Desember 2008

S A N D A L

Bangkitkanlah jiwa ragamu dengan memuji kebesaran Tuhanmu yang dengan karunia-Nya segala nikmat menyapamu tiada pernah jemu

Bukalah mata dan batinmu tuk menyaksikan segala keagungan Tuhanmu yang tiada kan sebanding dengan kebaikan amal ibadahmu walau itu seumur hidupmu

Langkahkanlah kakimu dengan iringan dan lantunan nama Tuhanmu yang dapat mengantarmu pada cahaya di kala malam menyelimutimu

Pijakkanlah kakimu di atas pijakan-pijakan kokoh yang dengan anugerah-Nya kau dapat berdiri dengan tegap tuk menyambut hari esokmu

Keceriaan dan kebahagiaan itu akan menyambut hari-hari esokmu jika kau sendiri mau menyambutnya dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan.

(Pas, 8 November 2008)
*Puisi ini Q persembahkan tuk tmnQ yg lg ultah (RKD)

Sabtu, 06 Desember 2008

Waktu Begitu Cepat Berubah

Waktu begitu cepat berubah
Seolah tiada mengenal rasa
Yang berkecamuk dalam dada
Bak samudera yang bergelora
Tak tahu arah kemana kan singgah

Waktu begitu cepat berubah
Seolah tiada mengenal rasa
Yang menggebu dalam jiwa
Bak udara yang ku hela
Tak pernah bosan tuk menyapa

Waktu begitu cepat berubah
Seolah tiada mengenal rasa
Yang mengharap fatamorgana
Bak mimpi di kala senja
Yang tak tentu bila kan nyata

(Pasuruan,19-8-'08)

Smua Tlah Ku Coba…

Bayangmu datang dengan tiba-tiba
Entah kapan entah dimana
Tanpa disangka dan diduga
Hatipun ingin engkau menyapa

Saat waktunya tlah tiba
Hatipun mulai berbunga rasa
Entah mengapa apa sebabnya
Hati ini mulai gundah

Waktu begitu cepat berlalu
Hingga akhirnya akupun tahu
Tak mungkin hati kan berlabuh
Dalam bahtera kalbumu…

Aku diam terpaku…
Seolah tunduk pada sang waktu
Yang terus melaju …
Tak tahu kemana arah yang dituju

Tlah ku coba dengan sgala daya yang ada
Tuk menghapus bayangmu dari mata
Tuk menghapus namamu dalam dada
Tuk menghapus jejakmu dalam jiwa

Smua tlah ku coba…
Namun apalah daya yang ku punya
Biarlah Tuhan yang menentukan arah
Hanya pasrah dan doa dalam jiwa
Smua tlah ku coba…

(Pasuruan,19-8-'08)

Sabtu, 06 September 2008

You 're My Story

Kau hadir bak air yang mengalir
Berhembus bak angin nan semilir
Bercahaya bak sinar di gelap gulita
Menyapa bak udara yang ku hela

Hadirmu telah memberiku warna
Penuh corak ragam nan mempesona
Hadirmu telah memberiku rasa
Penuh aroma nan menggugah selera

Kau adalah cerita yang tak pernah asa
Kau adalah cerita yang tak pernah sirna
Kau adalah cerita yang slalu menyapa
Mengisi setiap jiwa penuh ceria

(By Arul_6 Sept 08)

Sabtu, 09 September 2006

Permintaan Hati

Yang kuminta jangan kau dusta
Yang kuminta harap kau setia
Pada apa yang kau rasa
Pada apa yang kau kata

Hati kan tersiksa karena kau selalu dusta
Jiwa kan merana karena kau tak setia
Tidakkah kau merasa apa yang ia rasa
Tidakkah kau berkata apa yang ia kata

Cobalah engkau meraba perasaannya
Cobalah engkau menirukan perkataannya
Seandainya kau bisa melakukannya
Niscaya ia kan bahagia disana....

(By Arul_30-08-08)